FPI Paksa Pegawai Honda Tidak Pakai Atribut Natal


JelasUnik.com - Pengurus Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya mendatangi PT Honda Mitra Jatiasih, (PT. Istana Mitra Sendany) yang beralamat di Jalan Raya Jatiasih, Gg Durian no 2, No. 258, Bekasi. Mereka mendesak agar manajemen Honda Mitra Jatiasih agar membuat surat pernyataan yang berisi ketentuan karyawan Muslim tidak menggunakan atribut Natal.

Manajer Pelayanan Andri Suherman mewakili pimpinan PT Honda Mitra Jatiasih menandatangi surat pernyataan seperti yang dikehendaki FPI.

Dalam surat pernyataan yang ditandatangani, Rabu (14/12), pihak manajemen Honda Mitra Jatiasih menyatakan :

1. Tidak akan melakukan pemaksaan memakai atribut Natal kepada pegawai Muslim

2. Bilamana di kemudian hari terulang maka Honda siap diproses hukum Surat pernyataan ini ditandatangani oleh Andri Suherman dengan tiga orang saksi diantaranya :

1. Saksi I dari FPI Bekasi Raya atas nama Muhammad Husein

2. Saksi II dari Intel Kodim atau TNI AD bernama Gunawan

3. Saksi III dari FPI Heru Mulyawan

Keterlibatan anggota TNI Angkatan Darat dalam praktik-praktik intoleransi oleh kelompok radikal seperti FPI menjadi pertanyaan besar di masyarakat.

Honda Mitra Jatiasih merupakan dealer resmi Honda yang ke-103 di Indonesia dan ke-33 di area Jabodetabek, sekaligus menjadi dealer resmi kedua di kota Bekasi. Dealer Honda menempati lahan seluas 3.077 m2 dan memiliki fasilitas layanan penjualan dan purna jual (Sales, Service, Spareparts) yang telah terpadu dan juga sesuai dengan standar Honda. Honda Mitra Jatiasih memiliki showroom dua lantai dengan total luas 540 m2 yang nyaman dan modern serta dapat menampilkan semua produk-produk Honda terbaru.

0 Response to "FPI Paksa Pegawai Honda Tidak Pakai Atribut Natal"

Post a Comment

Kalau Ingin Berkomentar!!!
-Mohon berkomentar sesuai dengan topik
-Dilarang Nyepam
-Link Hidup Langsung Dihapus